CATHARSIS

banner image

Main Menu Bar

Setiap Hari Adalah Hari Santri

 

Aku adalah alumni dari salah satu pondok modern di Jawa Timur. Kenapa pake embel-embel modern sih? Karena sistemnya yang modern, dan membedakan dari pondok salafi. Emang nama pondoknya apa? Ada deh, rasanya berat kalau mau sebut nama pondokku, entah di real life atau di media sosial, atau sekedar tulisan seperti sekarang. Kok gitu? Panjang ceritanya, mungkin nanti akan kutulis di bagian tersendiri.

Aku udah lulus sejak lama, tahun 2017. Dan tahun 2018 baru benar-benar meninggalkan pondok, karena ada masa pengabdian selama satu tahun. Selama di pondok, kami ngga pernah merayakan yang namanya hari santri. Kenapa gitu? Entah, aku juga kurang tau. Dan aku baru tau ada yang namanya hari santri setelah aku keluar dari pondok dan punya media sosial. "Oh, tanggal 22 Oktober itu hari santri". Mikir dong, kok dulu pas masih di pondok ngga pernah dengar yang namanya hari santri ya? Yah, cuma sekedar bertanya dan penasaran. Oh iya, dulu mana sempat merayakan begituan. Setiap hari kami santri, dan setiap hari adalah hari santri. Wong tanggal merah nasional saja kami tetap beraktifitas seperti biasa. Seperti negara dalam negara. But issokey, really!

Hari ini, banyak teman yang pasang postingan dan twibbon, serta foto-foto zaman dulu ketika masih nyantri. Ada satu orang tag instagramku. Rasanya bahagia, "oh, masih ada yang ingat aku?". Dan setelah kurepost, dapat DM juga dari teman lama. Walaupun sekedar haha hihi saling sapa, rasanya diingat teman lama itu seneng banget wkwk. Rasanya kayak, "Oh, am i still exist in your memory?". Dan ya, karena ngga mungkin memundurkan waktu, semoga suatu saat bisa ketemu lagi sama teman-teman lama.

Lambat laun, semakin lama aku jadi alumni, semakin lama aku ninggalin pondok setelah kelulusan, semakin bertambahnya usia, hari santri rasanya punya nilai tersendiri buatku pribadi. Yang ngga boleh dilupa, kamu yang sekarang ada karena kamu yang dulu. Paling tidak, dengan adanya hari santri ini kamu jadi ingat masa lalumu, identitasmu, tanggung jawabmu. Kata kyai kami, "di jidatmu ada ***(nama pondok kami)***". Biar kami selalu ingat, ada tanggung jawab yang kami pikul sebagai alumni, agar tidak lupa identitas kami dan dari mana kami berasal. 

Rindu. 

Gimana kabarnya setelah 4 tahun meninggalkan pondok? Sudah jadi lebih baik kah? Apa pencapaian yang kamu dapat sekarang? Pelajaran apa yang kamu ambil hingga saat ini? Apakah nilai keislaman yang dari dulu ditanamkan masih ada di lubuk hati? atau malah tenggelam oleh kesibukan duniawi? 

Jadikan hari ini refleksi, evaluasi. Semoga nilai ma'hady ngga semakin hilang dari diri ini.

Setiap Hari Adalah Hari Santri Setiap Hari Adalah Hari Santri Reviewed by dew on Oktober 22, 2021 Rating: 5

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.